Scroll untuk baca artikel
banner 468x60
Example floating
Example floating
banner 468x60
BeritaRegional

Buka Perdana Pasar Petani Garuda : Bupati Bogor Dorong Penguatan Petani dan Ketahanan Pangan Daerah

Avatar photo
89
×

Buka Perdana Pasar Petani Garuda : Bupati Bogor Dorong Penguatan Petani dan Ketahanan Pangan Daerah

Sebarkan artikel ini

Cibinong, AFJNews.online — Bupati Bogor, Rudy Susmanto, S.Si mulai mengoperasionalkan Pasar Petani Garuda sebagai langkah awal penguatan sektor pertanian dan ekonomi kerakyatan. Pembukaan Perdana ini dilakukan langsung oleh Bupati Bogor bersamaan dengan kegiatan Festival Buah yang diinisiasi oleh Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (Distanhorbun), di pasar garuda tani pada Jumat (30/1/26)

Bupati Bogor menyampaikan bahwa pembangunan Pasar Petani Garuda saat ini baru mencapai sekitar 50 persen. Sejumlah infrastruktur penunjang seperti lapak, toilet, dan mushola masih dalam tahap proses dan akan dilanjutkan pembangunannya pada tahun 2026. Meski demikian, pasar ini dijadikan sebagai proyek percontohan (pilot project) untuk pengembangan sentra petani di berbagai wilayah Kabupaten Bogor.

Baca Juga :  Rokok Ilegal Hmind Kian Terang-terangan di Batam, Sorotan Tajam untuk Kinerja Direktorat Jenderal Bea dan Cukai di Era Agung Widodo

“Petani tidak hanya ada di Cibinong. Kabupaten Bogor memiliki potensi besar, mulai dari petani buah, tanaman hias, hingga sentra ikan konsumsi dan ikan hias. Karena itu, ke depan kami juga akan melakukan revitalisasi pasar-pasar ikan dan membuka sentra petani di kecamatan lainnya,” ungkapnya kepada awak media AFJNews.online.

Baca Juga :  Sambang & Jum'at Curhat Bhabinkamtibmas Polsek Balaraja Polresta Tangerang Ajak Warga Desa Kubang Jaga Kamtibmas di Wilayah

Bupati Bogor menegaskan, pemanfaatan Pasar Petani Garuda dilakukan secara tertib dan terdata. Para petani dikenakan biaya administrasi sebesar Rp100.000 per tahun untuk mencegah praktik jual beli lapak dan memastikan seluruh pelaku usaha tercatat resmi oleh Distanhorbun.

Selain penguatan pasar petani, Pemerintah Kabupaten Bogor juga terus mendorong pemanfaatan lahan tidur milik Pemerintah daerah untuk kepentingan masyarakat. Salah satunya melalui pembangunan dan revitalisasi hutan kota, yang terbukti memberikan dampak positif terhadap pengurangan banjir di sejumlah kawasan.

Baca Juga :  Kapolres Asahan Dan Ketua Bhayangkari Cabang Asahan Bersama Personil Satlantas Polres Asahan Bagikan Takjil Ramadhan 2025

Dalam rangka mendukung ketahanan pangan dan penghijauan, Pemkab Bogor juga menyiapkan kebijakan pembangunan desa sentra buah di 416 desa dan 19 kelurahan. Program ini disertai stimulus dan perlombaan sebagai upaya mendorong setiap desa memiliki ketahanan pangan dan potensi unggulan masing-masing.

banner 468x60
Example 120x600