Scroll untuk baca artikel
banner 468x60
Example floating
Example floating
banner 468x60
BeritaHukumPendidikan

SDN 14 Panai Hulu ‘Hancur-Hancuran’, Kepala Sekolah Bantah Fakta Namun Pilih Bungkam Saat Dikonfirmasi.

Avatar photo
102
×

SDN 14 Panai Hulu ‘Hancur-Hancuran’, Kepala Sekolah Bantah Fakta Namun Pilih Bungkam Saat Dikonfirmasi.

Sebarkan artikel ini

Labuhanbatu, AFJNews.Online – Kondisi fisik bangunan SD Negeri 14 Panai Hulu hingga kini masih menjadi sorotan tajam. Ironisnya, meskipun kabarnya telah dipimpin sejak tahun 2012 oleh Kepala Sekolah (Kepsek) Suriati, bangunan sekolah tersebut diduga kuat terus dibiarkan dalam kondisi rusak parah tanpa adanya perbaikan yang signifikan.

Berdasarkan hasil investigasi lapangan tim media AfJNews.online, terdapat sejumlah dokumentasi vidio dan foto yang memperlihatkan kerusakan di berbagai sudut ruangan sekolah. Ironisnya, kondisi ini berbanding terbalik dengan bantahan yang dilontarkan pihak Kepala Sekolah melalui media lain baru-baru ini.

Baca Juga :  Sinergi TNI–Polri di Cisoka: Menjaga Ketenangan Warga Lewat Dialog Kamtibmas

Bantahan yang dilakukan Kepsek Suriati dinilai publik sebagai upaya menutupi fakta lapangan dan diduga sebagai (pembohongan publik.) Pasalnya, sejak berita ditayangkan (13 April 2026), Kepsek yang bersangkutan justru tetap enggan menemui awak media AfJNews.online untuk memberikan klarifikasi secara langsung (Hak Jawab).

Sesuai arahan pimpinan umum, tim media kembali melakukan upaya konfirmasi, namun Kepsek Suriati tidak berada ditempat. Upaya menemui Ketua Komite Sekolah, Sugeng, juga menemui jalan buntu. Keduanya terkesan menghindar dan seolah “hilang di telan bumi” saat akan dikonfirmasi terkait transparansi pengelolaan uang negara di sekolah tersebut.

Baca Juga :  Pasiter, Wakili Dandim 0510/Terus Hadiri Launching MBG di Panongan

“Kami sudah mendatangi sekolah dan mencoba menjumpai pihak komite, Sugeng sampai ke rumahnya, namun hasilnya nihil. Jika kondisi sekolah rusak parah selama bertahun-tahun sementara anggaran negara tetap mengalir, lalu kemana peruntukannya..?” Ujar salah satu awak media saat berada di lokasi.

Baca Juga :  Syamsuardi Bantah Keras Tuduhan Bekingi Kayu Ilegal, Ancam Laporkan Media jika Tak Klarifikasi 1x24 Jam

Ketidakterbukaan pihak sekolah dan komite ini memicu kecurigaan publik terkait adanya dugaan maladministrasi dalam pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) maupun dana pemeliharaan lainnya yang diusulkan setiap tahun.

Masyarakat berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu dan Inspektorat segera turun tangan untuk mengecek langsung kebenaran di lapangan serta melakukan audit terhadap manajemen SDN 14 Panai Hulu. Hingga berita ini ditayangkan, pihak sekolah masih belum memberikan akses bagi awak media untuk berkomunikasi secara formal.

banner 468x60
Penulis: HendraEditor: Redaksi
Example 120x600