Scroll untuk baca artikel
banner 468x60
Example floating
Example floating
banner 468x60
BeritaRegional

Gas Elpiji 3Kg dan BBM Jenis Pertalite Alami Kelangkaan Jangka Panjang di Kecamatan Ambalau, Warga Gelar Aksi Damai

Avatar photo
29
×

Gas Elpiji 3Kg dan BBM Jenis Pertalite Alami Kelangkaan Jangka Panjang di Kecamatan Ambalau, Warga Gelar Aksi Damai

Sebarkan artikel ini

Sintang, AFJNews.online – Krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dan Gas Elpiji 3 kilogram yang berkepanjangan di Kecamatan Ambalau, Kabupaten Sintang, memicu aksi protes masyarakat. Warga yang tergabung dalam Aksi Masyarakat Peduli Kecamatan Ambalau turun menyuarakan tuntutan agar pemerintah dan pihak terkait segera mengambil langkah konkret.

Dokumentasi AFJNews.online

Aksi damai berlangsung di halaman Kantor Camat Ambalau, Kamis 8 Januari 2025. Dalam aksinya warga membawa gas dan jerigen kosong sebagai bentuk protes. Tak ketinggalan juga baliho protes bertuliskan “Tolong Aparat Menindak Tegas Mafia Migas di Ambalau”.

Dalam aksi tersebut, masyarakat menyampaikan tiga poin tuntutan utama, menyusul dampak serius kelangkaan energi yang dirasakan langsung oleh warga, baik rumah tangga maupun pelaku ekonomi kecil.

Baca Juga :  Ancaman Narkotika di Pesisir Labuhan Batu : Bisnis Haram Subur, 'Oneng' Diduga Dalang Yang Kebal Hukum.

Tokoh Masyarakat sekaligus koordinator aksi , Antonius Junas, mengatakan kelangkaan Elpiji 3 Kg tidak hanya membuat barang sulit diperoleh, tetapi juga menyebabkan harga melambung jauh di atas harga eceran tertinggi (HET). Kondisi ini memaksa sebagian warga kembali menggunakan kayu bakar untuk memasak.

“Ini sangat memprihatinkan. Masyarakat terpaksa kembali ke cara-cara lama untuk memenuhi kebutuhan dasar. Ini jelas bentuk kemunduran kesejahteraan,” ujar Junas

Selain Elpiji, krisis juga terjadi pada BBM Pertalite yang menjadi bahan bakar utama transportasi air. Padahal, transportasi sungai merupakan urat nadi mobilitas masyarakat Ambalau, mengingat keterbatasan akses jalur darat.

Baca Juga :  Mudik Gratis BUMN, Pelindo Multi Terminal Berangkatkan Ratusan Pemudik dari Medan

Menurut Junas, kelangkaan BBM telah berdampak luas, mulai dari terhambatnya arus balik pelajar ke sekolah, kesulitan warga yang hendak berobat, hingga melonjaknya biaya transportasi. Aktivitas ekonomi masyarakat pun ikut terganggu karena ketergantungan penuh pada jasa transportasi air.

“Tanpa BBM, aktivitas hampir lumpuh. Warga tidak bisa bepergian, distribusi barang terhambat, dan roda ekonomi melambat,” jelasnya.

Melalui aksi ini, masyarakat juga menuntut penambahan kuota Elpiji 3 Kg dan BBM khusus bagi pemegang izin pangkalan resmi di Kecamatan Ambalau. Mereka meminta pemerintah memastikan distribusi energi benar-benar tepat sasaran dan merata hingga ke wilayah Ambalau, bukan hanya berhenti di atas kertas.

Baca Juga :  Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Grebek Sarang Narkoba di Jalan Veteran, Dua Pelaku Diamankan

Penanggung jawab aksi, Yosef Obeng, menegaskan pentingnya penindakan tegas terhadap oknum yang diduga menyebabkan kelangkaan dan permainan harga di lapangan.

“Kami menuntut pemerintah dan pihak terkait bertindak tegas terhadap pihak-pihak yang mempermainkan distribusi. Masyarakat Ambalau berhak mendapatkan BBM dan Elpiji dengan harga wajar dan pasokan yang terjamin,” tegas Obeng.

banner 468x60
Example 120x600
Berita

𝘓𝘢𝘣𝘶𝘩𝘢𝘯𝘣𝘢𝘵𝘶 𝘜𝘵𝘢𝘳𝘢. 𝘈𝘍𝘑𝘕𝘦𝘸𝘴.𝘖𝘯𝘭𝘪𝘯𝘦 – 𝘛𝘳𝘢𝘯𝘴𝘱𝘢𝘳𝘢𝘯𝘴𝘪 𝘱𝘦𝘯𝘨𝘦𝘭𝘰𝘭𝘢𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘶𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘋𝘢𝘯𝘢…

Berita

𝘉𝘦𝘭𝘢𝘸𝘢𝘯, 𝘈𝘍𝘑𝘕𝘦𝘸𝘴.𝘰𝘯𝘭𝘪𝘯𝘦 – 𝘋𝘢𝘭𝘢𝘮 𝘳𝘢𝘯𝘨𝘬𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘤𝘦𝘨𝘢𝘩 𝘵𝘦𝘳𝘫𝘢𝘥𝘪𝘯𝘺𝘢 𝘨𝘢𝘯𝘨𝘨𝘶𝘢𝘯…

Berita

𝘉𝘦𝘭𝘢𝘸𝘢𝘯, 𝘈𝘍𝘑𝘕𝘦𝘸𝘴.𝘰𝘯𝘭𝘪𝘯𝘦 – 𝘚𝘢𝘵𝘶𝘢𝘯 𝘙𝘦𝘴𝘦𝘳𝘴𝘦 𝘒𝘳𝘪𝘮𝘪𝘯𝘢𝘭 𝘗𝘰𝘭𝘳𝘦𝘴 𝘗𝘦𝘭𝘢𝘣𝘶𝘩𝘢𝘯…