Labuhanbatu Utara. AFJNews.Online – Ketegangan mereda sebelum memuncak. Rencana aksi unjuk rasa damai oleh Dewan Pengurus Pusat Koalisi Merah Putih (DPP KMP) ke Kantor PT Marbaujaya Indahraya Grup di Desa Pulo Jantan, Kecamatan NA IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara dan ke Kantor Bupati Labuhanbatu Utara pada Senin (20/4/2026) resmi dibatalkan.
Pembatalan tidak dapat dikonfirmasi, penanggung jawab aksi, Ridho Ansyah tidak dapat dihubungi oleh personil Polsek NA IX-X.
ISPO Jadi Bukti, Tuduhan di Tepis:
Menanggapi isu yang sempat berkembang, manajemen PT Marbaujaya Indahraya Grup menegaskan seluruh tuduhan tidak memilki dasar yang kuat.
PT Marbaujaya Indahraya Grup adalah perusahaan perkebunan dan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) pemegang sertifikat Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO). Artinya kami patuh dan taat hukum, diaudit rutin, dan dipantau ketat,” tegas N.P. Damanik, manager Bina Lingkungan PT Marbaujaya Indahraya Grup kepada awak media ini, Senin (20/4/2026).
Tiga isu utama yang sempat jadi materi aksi diluruskan : *Legalitas HGU* dipastikan sah dan terdaftar di BPN, *Realisasi Plasma 20%* sudah berjalan bermitra dengan kelompok tani, dan *Penyaluran CSR* rutin sesuai dengan Undang Undang untuk Infrastruktur, Pendidikan, kesehatan, Pertanian dan rumah ibadah.
“Tidak mungkin perusahaan yang bermasalah HGU, Plasma, atau CSR bisa lolos sertifikasi ISPO. Ini fakta yang tidak bisa dibantah,” tegasnya.
Apresiasi Untuk Jajaran Polres Labuhan Batu:
Meski aksi urung digelar, manajemen PT Marbaujaya Indahraya Grup secara khusus menyampaikan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Kepolisian Resor Labuhan Batu yang telah siaga penuh untuk menjaga keamanan dan ketertiban.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Labuhan Batu beserta jajaran, Bapak Kapolsek NA IX-X, AKP. Gunawan Sinurat, SH.MH yang telah menurunkan personil guna pengamanan,” ujar N.P. Damanik.
Menurut manajer Bina Lingkungan PT Marbaujaya Indahraya Grup, kesiapsiagaan aparat adalah wujud nyata negara hadir menjaga iklim investasi yang kondusif dan memastikan aktivitas masyarakat serta operasional perusahaan tetap berjalan aman. “Sinergi antara dunia usaha dan Polri seperti ini yang kami butuhkan. Kondusifitas adalah tanggung jawab bersama,” tambahnya.
Pintu Dialog Selalu Terbuka:
PT Marbaujaya Indahraya Grup menegaskan pintu perusahaan selalu terbuka untuk dialog dan tabayun.
“Kalau ada data yang dirasa janggal, mari kita gelar data bersama, kami siap tunjukkan dokumen HGU, MOU Plasma, hingga laporan CSR kepada media dan instalasi berwenang,” tutup N.P. Damanik.
Pembatalan aksi ini diharapkan menjadi penutup polemik dan awal dari komunikasi yang lebih konstruktif ke depan demi Labuhanbatu Utara yang Hebat.

















