BELAWAN, AFJNews.online – Bukan rahasia umum lagi derasnya arus gelombang permainan Bahan Bakar Minyak (BBM) Ilegal yang keluar masuk melalui jalur perairan di wilayah laut Belawan Tampa adanya pengawasan dan tindakan tegas dari Aparat Penegak Hukum (APH) yang memantau kegiatan para pelaku sindikat BBM Ilegal tersebut Senin (29/6/2026)
ironisnya jalur keluar masuk kapal diketahui harus melewati tiga titik Insitusi Aparat Penegak Hukum yang ada di jalur perairan laut Belawan, seperti pangkalan Polisi Airud, pangkalan TNI AL Kodaeral I Belawan dan Pangkalan Coast guard KPLP, namun tetap saja lolos,ini menunjukan kegiatan permainan BBM ilegal dari laut diduga sudah terkordinasi dengan baik oleh Aparat, sehingga para pelaku makelar BBM Ilegal yang diketahui inisial Mr dan kordinator inisal Ac bebas melakukan oprasi dilapangan Tampa ada hambatan yang bearti
Hasil pantau media dilapangan menerangkan pola permainan BBM ilegal lewat perairan laut Belawan dengan cara mengunakan kapal menjemput dan mengangkut BBM dari tengah laut, selanjutnya BBM tersebut dibawa kegudang Jalan Gulama Simpang Jalan Selangat Pajak Baru Kelurahan Belawan Bahagia Kecamatan Medan Belawan, dan begitu juga sebaliknya BBM dari darat dibawak ketengah laut melalui jalur perairan laut Belawan Utuk di isi kekapal yang membutuhkan BBM Tidak perlu ada order resmi dari PT Pertamina Patra Niaga cukup pesan saja sama mafia BBM pasti di antar
Ada juga BBM dari tengah laut dibawa ke Belawan, tapi dengan cara di fasing dari kapal yang mengangkut BBM ilegal lalu dibongkar dan dimuat ke kapal resmi yang sepesial melayani permintaan oner, yang ada ditengah laut guna untuk pengisian BBM kapal kapal di perairan laut Belawan
Ditempat terpisah Ketua Umum Anak Belawan Bersatu Dedi Satria Ainal, AMD, mengatakan Medan Utara khusus Belawan diduga Sekaran sudah menjadi pintu gerbang ekonomi peredaran dan perdagangan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal terbesar di provinsi Sumatra Utara (Sumut) Dedi juga menyoroti kinerja Aparat Penegak Hukum yang dianggapnya lemah dalam menindak dan menyikapi permainan BBM ilegal dari laut dan darat yang marak di Belawan ujarnya
Sementara itu ditempat yang sama Adli Azhari salah satu pelaku pemerhati Ekonomi Sosial Masyarakat menyampaikan seharusnya pihak oner atau pemilik kapal dan juga kapal ikan bersekala besar yang ada di Pelabuhan Perikanan Samudra Belawan, Gabion seharusnya menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) Solar Industri Resmi dari PT Pertamina Patra Niaga, bukannya menggunakan BBM solar Ilegal yang diduga sudah dioplos dengan kondensat,
menurutnya ini sangat membahayakan untuk mesin kapal juga mudah terbakar, mengingat gas BBM oplosan ini Masik tinggi, dan tidak diproses secara benar seperti BBM resmi yang dikelola dari PT Pertamina Patra Niaga, Adli Azhari juga mengatakan kegiatan bisnis BBM ilegal ini sangat merugikan Pemerintah yang seharusnya pemilik kapal menggunakan BBM Solar Industri Resmi dari Pertamina bukan menggunakan BBM Ilegal ujarnya
Dalam hal ini diharapkan harus ada tindakan tegas dari Aparat Penegak Hukum untuk menghentikan kejahatan mafia migas yang menguasai Medan Utara khususnya Belawan.

















