Scroll untuk baca artikel
banner 468x60
Example floating
Example floating
banner 468x60
BeritaRegional

Wilayah 3T Tertinggal Ketua Aliansi Mahasiswa Sintang Nursamsu Ananda Maedi Mendukung program Makan Bergizi (MBG) evaluasi penyalahgunaan program MBG untuk Tindak Tegas

Avatar photo
16
×

Wilayah 3T Tertinggal Ketua Aliansi Mahasiswa Sintang Nursamsu Ananda Maedi Mendukung program Makan Bergizi (MBG) evaluasi penyalahgunaan program MBG untuk Tindak Tegas

Sebarkan artikel ini

Kalbar Sintang, AFJNews.online – Selasa, (30 Juni 2026), Pembangunan sumber daya manusia merupakan salah satu agenda strategis dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berdaya saing, dan berkeadilan. Salah satu faktor yang menentukan kualitas sumber daya manusia adalah terpenuhinya kebutuhan gizi yang baik sejak usia sekolah. Oleh karena itu, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan pemerintah merupakan kebijakan yang memiliki tujuan positif dalam meningkatkan kualitas kesehatan, kecerdasan, dan produktivitas peserta didik.

“Aliansi Mahasiswa Senentang memandang bahwa Program MBG merupakan langkah yang baik dan patut diapresiasi karena berupaya menjawab persoalan gizi anak, mengurangi risiko stunting, serta membantu meningkatkan konsentrasi belajar siswa di sekolah. Program ini juga memiliki nilai strategis dalam mendukung pemerataan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi.

“Namun demikian, sebagai bagian dari elemen masyarakat sipil yang memiliki fungsi kontrol sosial dan moral, mahasiswa juga berkewajiban menyampaikan pandangan kritis dan konstruktif terhadap pelaksanaan berbagai kebijakan publik. Dukungan terhadap Program MBG tidak berarti menutup mata terhadap berbagai persoalan mendasar yang masih dihadapi dunia pendidikan, terutama di daerah-daerah terpencil dan perbatasan.

“Aliansi Mahasiswa Senentang berpandangan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik, tetapi juga dipengaruhi oleh ketersediaan infrastruktur pendidikan yang memadai, fasilitas belajar yang layak, aksesibilitas menuju sekolah, serta pemerataan tenaga pendidik.

“Aliansi Mahasiswa Senentang pada prinsipnya mendukung Program Makan Bergizi Gratis sebagai salah satu instrumen negara dalam meningkatkan kualitas generasi muda Indonesia.
Kami menilai bahwa:
Program MBG memiliki tujuan yang baik dan berpihak pada kepentingan peserta didik.
Program MBG berpotensi meningkatkan kualitas kesehatan dan konsentrasi belajar siswa.

Baca Juga :  Dokkes Polres Pelabuhan Belawan Berikan Pelayanan Kesehatan kepada Personel Pos Pam Ops Lilin Toba 2025

“Program MBG dapat membantu mengurangi beban ekonomi keluarga, terutama masyarakat kurang mampu.
Program MBG merupakan bentuk investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
Aliansi Mahasiswa Senentang juga menghormati berbagai pandangan yang berkembang di tengah masyarakat terkait Program MBG. Perbedaan pandangan merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang sehat dan harus dihormati oleh seluruh pihak.
Oleh karena itu, dukungan yang disampaikan dalam naskah ini bukanlah bentuk penolakan terhadap kelompok yang memiliki pandangan berbeda, melainkan bentuk kontribusi pemikiran yang bertujuan untuk mendorong penyempurnaan kebijakan agar lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

“Di berbagai wilayah Indonesia, termasuk daerah pedalaman, perbatasan, dan kawasan terpencil, masih banyak ditemukan persoalan mendasar dalam sektor pendidikan yang memerlukan perhatian serius dari pemerintah.
Permasalahan tersebut meliputi:
Jalan menuju sekolah yang rusak dan sulit diakses.

“Gedung sekolah yang mengalami kerusakan ringan hingga berat.
Kekurangan ruang kelas belajar.
Keterbatasan laboratorium, perpustakaan, dan sarana olahraga.
Kurangnya akses air bersih dan sanitasi yang layak.
Keterbatasan jaringan internet dan fasilitas teknologi pendidikan.
Kekurangan tenaga pendidik di sejumlah wilayah.

‘Aliansi Mahasiswa Senentang menegaskan bahwa Program MBG dan pembangunan infrastruktur pendidikan bukanlah dua kebijakan yang harus dipertentangkan. Keduanya merupakan kebutuhan yang sama-sama penting dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan nasional.
Namun demikian, pemerintah perlu memastikan bahwa perhatian terhadap pemenuhan gizi peserta didik berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan. Sekolah yang memiliki makanan bergizi tetapi tidak didukung fasilitas belajar yang layak tetap akan menghadapi kendala dalam menciptakan proses pendidikan yang optimal.

Baca Juga :  Danramil Balaraja Ikuti Pembina Upacara SMA Negeri 1 dan MAN 4 Kab. Tangerang

“Karena itu, kami mendorong pemerintah pusat maupun daerah untuk tetap menjadikan pembangunan infrastruktur pendidikan sebagai salah satu prioritas utama pembangunan nasional.

“Aliansi Mahasiswa Senentang menilai bahwa keberhasilan Program MBG sangat bergantung pada integritas dan profesionalitas seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaannya.
Oleh karena itu, kami mengecam keras segala bentuk penyimpangan yang dapat merugikan peserta didik maupun keuangan negara, termasuk:
Korupsi dalam pengelolaan anggaran Program MBG” Mark-up anggaran dan penyalahgunaan dana program.
Penggunaan bahan baku makanan yang tidak layak konsumsi.
Penggunaan bahan pangan kedaluwarsa atau yang membahayakan kesehatan peserta didik.

“Pengurangan porsi maupun kualitas makanan yang tidak sesuai standar.
Manipulasi data penerima manfaat.
Penyalahgunaan kewenangan oleh oknum pengelola dapur SPPG maupun pihak terkait lainnya

“Aliansi Mahasiswa Senentang menegaskan bahwa setiap rupiah anggaran Program MBG berasal dari uang rakyat dan harus digunakan sepenuhnya untuk kepentingan peserta didik Indonesia.

“Apabila ditemukan adanya tindak pidana korupsi, penyalahgunaan kewenangan, penggelapan anggaran, ataupun penggunaan bahan makanan yang tidak layak sehingga membahayakan kesehatan peserta didik, maka pelaku harus diproses secara hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Kami mendukung penegakan hukum yang tegas, transparan, dan tanpa pandang bulu terhadap setiap pelaku penyimpangan dalam Program MBG guna memberikan efek jera serta menjaga kepercayaan publik terhadap program-program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Aliansi Mahasiswa Senentang menyampaikan beberapa rekomendasi sebagai berikut:
Mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang berkualitas, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Meminta pemerintah tetap memprioritaskan pembangunan dan pemerataan infrastruktur pendidikan di seluruh Indonesia.
Meningkatkan kualitas fasilitas sekolah, termasuk ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, sanitasi, dan akses teknologi pendidikan

Baca Juga :  Pelindo Multi Terminal Group Catat Pertumbuhan Trafik _Livestock_ sebesar 6,7 Persen

“Memastikan seluruh makanan yang disalurkan melalui Program MBG memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan.
Memperkuat pengawasan terhadap seluruh dapur SPPG dan rantai distribusi makanan.
Melibatkan masyarakat, akademisi, dan organisasi kemahasiswaan dalam pengawasan pelaksanaan Program MBG.
Menindak tegas setiap pelaku korupsi, penyalahgunaan anggaran, dan penggunaan bahan baku yang tidak layak dalam Program MBG sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Menjamin transparansi penggunaan anggaran agar manfaat Program MBG benar-benar dirasakan oleh peserta didik.

“Aliansi Mahasiswa Senentang meyakini bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan kebijakan yang baik dan memiliki tujuan mulia dalam meningkatkan kualitas generasi muda Indonesia. Oleh karena itu, program ini layak mendapatkan dukungan dari seluruh elemen bangsa.

“Namun, dukungan tersebut harus disertai dengan komitmen kuat untuk memastikan pelaksanaannya berjalan secara transparan, akuntabel, bebas dari korupsi, serta tetap memperhatikan kebutuhan mendesak lainnya dalam sektor pendidikan, khususnya pembangunan infrastruktur dan fasilitas sekolah yang layak.

“Dengan semangat kritis, konstruktif, dan berpihak pada kepentingan rakyat, Aliansi Mahasiswa Senentang menyatakan dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis yang dilaksanakan secara bersih, berkualitas, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan peserta didik Indonesia serta kemajuan pendidikan nasional”.

Aliansi Mahasiswa Senentang
Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat
Tahun 2026..

banner 468x60
Example 120x600