Labuhanbatu, AFJNews.Online – Jika anda bosan dengan destinasi wisata yang itu itu saja, maka cobalah berkunjung ke Aek Paing Bawah II. Disini hukum tampaknya sedang mengambil cuti panjang dan memberikan panggung utama bagi Darwin alias Juragan. Hebatnya lagi, sang Juragan dibantu oleh tangan kanan andalannya, seorang koordinator lapangan (Korlap) berinisial Giok, yang dengan gagah berani berkeliaran bebas menjajakan sabu seolah sedang menjajakan permen. Diwilayah ini, suasana bebas hambatan terasa begitu nyata, dimana transaksi haram dilakukan dengan penuh percaya diri tanpa rasa takut sedikitpun.
Kita patut memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polres Labuhan Batu dan BNNK setempat. Mengapa demikian ? Karena ketenangan mereka dalam menghadapi duet maut Darwin dan Giok ini sungguh luar biasa. Disaat warga mungkin merasa was was melihat Giok wara wiri memastikan stok sabu aman, penjualan lancar di lapangan, aparat penegak hukum justru menunjukan sikap begitu tenang, begitu hening, seolah olah Aek Paing Bawah II berada di dimensi lain yang tidak terjangkau oleh radar hukum negara.
Mungkin, slogan transformasi Polri diartikan sebagai transformasi menjadi pengamat yang pasif. Atau mungkinkah BNNK Labuhan Batu sedang melakukan eksperimen sosial : sejauh mana sebuah wilayah bisa bertahan jika narkoba dikendalikan oleh korlap yang bebas berkeliaran tanpa ada yang mengganggu?
Bagi para peminat transaksi “tepung ajaib”, tempat ini adalah surga dunia dengan fasilitas bintang lima, karena :
1. Jaminan Keamanan : Tak perlu takut digerebek apalagi ditangkap. Di bawah pengawasan Giok, transaksi narkoba berjalan mulus tanpa ada yang berani mengganggu.
2. Manajemen Profesional : Di bawah komando sang “Juragan”, distribusi tampak begitu rapi, saking rapinya sampai sampai pihak APH pun segan untuk sekedar mampir bertanya kabar.
3. Akses Terbuka : Siapa saja silahkan datang, aturannyapun mudah : Anda beli, Anda senang, Sabu cepat habis, aparat tenang.
Sindiran Untuk Sang Penegak:
Masyarakat kota Rantau Prapat mungkin sudah lama bertanya tanya : Aek Paing Bawah II tidak jauh dari Polres Labuhan Batu, apakah warga perlu mengirimkan peta GPS dan foto wajah Darwin dan Giok ke kantor Polres dan BNNK ? Yang sudah terang terangan menjajakan barang haram tersebut?
Sungguh ironis memang, di saat jargon “Pemberantasan Narkoba” diteriakkan di podium podium megah, di Aek Paing Bawah II, sang Juragan dan Giok sedang asyik membangun kerajaan diatas penderitaan generasi muda. Mereka tampak sangat nyaman, seolah olah borgol penegak hukum hanyalah mitos atau pajangan lemari semata.

















