Batam, AFJNews.Online – Kebakaran terjadi di lokasi pengumpulan sampah milik dinas kebersihan yang berada di pinggir Jalan Raya Marina City, Tanjung Riau, Kecamatan Sekupang, sekitar pukul 10.00 WIB. Meski api tidak sampai membesar, peristiwa ini tetap memicu kepanikan warga sekitar karena lokasi berada dekat permukiman dan jaringan kabel listrik yang terlihat semrawut. Senin (02/02/2026)
Asap dari tumpukan sampah yang terbakar sempat mengepul dan terbawa angin kencang, membuat warga khawatir api merembet.
Kondisi kabel listrik yang menjuntai tidak beraturan di sekitar area penampungan sampah turut menambah kekhawatiran potensi bahaya yang lebih besar.
“Di sini memang sering bakar-bakar sampah, Pak,” ujar seorang warga yang meminta namanya tidak disebutkan.
Pernyataan itu menguatkan dugaan bahwa pembakaran sampah di lokasi tersebut bukan kejadian pertama, melainkan praktik yang berulang.
Salah satu petugas pemadam kebakaran, Haris, membenarkan pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 10.00 WIB dan segera turun ke lokasi.
“Setelah mendapat laporan, kami langsung ke lokasi dan api berhasil dipadamkan,” ujarnya singkat.
Namun keterangan dari petugas kebersihan yang berada di lokasi justru memunculkan tanda tanya soal pengawasan. Ia mengaku baru tiba saat kejadian.
“Saya baru sampai, Pak. Saya hanya berusaha mencegah api meluas. Rekan-rekan yang lain saya tidak tahu ke mana,” katanya.
Peristiwa ini menyoroti lemahnya pengelolaan lokasi penampungan sampah yang berada di tepi jalan utama dan dekat pemukiman.
Praktik pembakaran terbuka, ditambah kondisi instalasi kabel listrik yang tidak tertata, berpotensi menjadi sumber risiko berulang.
Warga berharap dinas terkait segera melakukan evaluasi serius. Sebab, meski kali ini api tidak membesar,tapi menyimpan ancaman besar bila terus dibiarkan.
Beranda
Nasional
TPS Pinggir Jalan di Tanjung Riau Terbakar, Warga Panik Pembakaran Sampah Diduga Sudah Jadi Kebiasaan
TPS Pinggir Jalan di Tanjung Riau Terbakar, Warga Panik Pembakaran Sampah Diduga Sudah Jadi Kebiasaan
Redaksi2 min baca

















