Scroll untuk baca artikel
banner 468x60
Example floating
Example floating
banner 468x60
BeritaRegional

SDN 05 Merah Putih Ambruk, Pemerintah Daerah Diminta Evaluasi Bangunan

Avatar photo
32
×

SDN 05 Merah Putih Ambruk, Pemerintah Daerah Diminta Evaluasi Bangunan

Sebarkan artikel ini

Kapuas Hulu, AFJNews.online – ‎Kondisi bangunan SD Negeri 05 Merah Putih Ingko Tambe, Kecamatan Putussibau Selatan, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, kian memprihatinkan.

‎Sejumlah ruang kelas dilaporkan roboh dan mengalami kerusakan parah, sehingga dinilai membahayakan keselamatan siswa maupun tenaga pendidik.

‎Peristiwa robohnya bangunan sekolah tersebut diketahui saat para dewan guru memasuki lingkungan sekolah.

‎Beruntung, kejadian terjadi sebelum aktivitas belajar mengajar dimulai, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. Meski demikian, kondisi gedung saat ini dinyatakan tidak layak digunakan.

‎Kepala SDN 05 Merah Putih Ingko Tambe menegaskan bahwa kerusakan bangunan sekolah tersebut berisiko tinggi apabila tetap dipaksakan untuk kegiatan belajar mengajar.

‎“Kejadian robohnya bangunan ini terjadi saat kami, para dewan guru, masuk ke sekolah. Jika anak-anak sudah berada di dalam, kami tidak tahu apa yang akan terjadi.

‎Dua ruang kelas sudah roboh, dan bagian depan area toilet juga sudah terbuka. Kondisinya sangat berbahaya,” ujarnya.

‎Atas kondisi tersebut, pihak sekolah untuk sementara waktu tidak mengizinkan siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah. Para dewan guru hanya melakukan pemantauan serta pengamanan di sekitar area bangunan yang rusak guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

‎Pihak sekolah juga berencana mengundang para orang tua murid untuk membahas solusi sementara terkait keberlangsungan proses pembelajaran ke depan.
‎“Keselamatan siswa adalah prioritas utama.

‎Karena itu kami belum berani mengizinkan anak-anak masuk sekolah. Kami akan berdiskusi dengan orang tua murid untuk mencari solusi agar proses belajar tetap berjalan,” tambahnya.

‎Lebih lanjut, Kepala Sekolah bersama dewan guru secara tegas meminta Pemerintah Daerah, Dinas Pendidikan, serta Inspektorat untuk segera turun tangan dan mengambil langkah konkret.


‎“Gedung sekolah ini usianya belum sampai tiga tahun, namun sudah roboh. Kami meminta Pemerintah Daerah dan Dinas Pendidikan segera bertindak.

‎Inspektorat juga perlu melakukan audit terhadap proyek pembangunan sekolah ini agar jelas penyebab kerusakan dan pihak yang harus bertanggung jawab,” tegasnya.

‎Pihak sekolah berharap pemerintah tidak tinggal diam dan segera melakukan penanganan darurat, evaluasi teknis terhadap bangunan sekolah, serta memastikan keselamatan siswa demi keberlangsungan pendidikan di Kecamatan Putussibau Selatan.

banner 468x60
Baca Juga :  Polres Asahan Serahkan Bantuan Sosial untuk Masyarakat dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-79 Tahun 2025
Example 120x600
Berita

𝘓𝘢𝘣𝘶𝘩𝘢𝘯𝘣𝘢𝘵𝘶 𝘜𝘵𝘢𝘳𝘢. 𝘈𝘍𝘑𝘕𝘦𝘸𝘴.𝘖𝘯𝘭𝘪𝘯𝘦 – 𝘛𝘳𝘢𝘯𝘴𝘱𝘢𝘳𝘢𝘯𝘴𝘪 𝘱𝘦𝘯𝘨𝘦𝘭𝘰𝘭𝘢𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘶𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘋𝘢𝘯𝘢…

Berita

𝘉𝘦𝘭𝘢𝘸𝘢𝘯, 𝘈𝘍𝘑𝘕𝘦𝘸𝘴.𝘰𝘯𝘭𝘪𝘯𝘦 – 𝘋𝘢𝘭𝘢𝘮 𝘳𝘢𝘯𝘨𝘬𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘤𝘦𝘨𝘢𝘩 𝘵𝘦𝘳𝘫𝘢𝘥𝘪𝘯𝘺𝘢 𝘨𝘢𝘯𝘨𝘨𝘶𝘢𝘯…