Scroll untuk baca artikel
banner 468x60
Example floating
Example floating
banner 468x60
BeritaNasional

Perjalanan Perguruan “IKSPI” Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia

Avatar photo
695
×

Perjalanan Perguruan “IKSPI” Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia

Sebarkan artikel ini

Singapore, AFJNews.onlineIKSPI KERA SAKTI adalah salah satu perguruan pencak silat terbesar di Indonesia, yang dikenal dengan jurus khas “Kera Sakti”.

Perguruan ini menekankan nilai persaudaraan, kedisiplinan, dan pengabdian sosial.

Didirikan pada tanggal 15 Januari 1980 oleh “RADEN TOTONG KIEMDARTO” seorang tokoh bela diri yang memiliki pengalaman dalam berbagai aliran kungfu dan pencak silat tradisional yang kemudian di kenal sebagai “GURU BESAR IKSPI KERA SAKTI“.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 14/Panongan Melaksanakan Siskamling Bersama Masyarakat.

Setelah beliau wafat, tampuk pimpinan dilanjutkan oleh Bapak KRAT. Drs. H Bambang Sunarja MA yang sekarang menjadi Ketua Umum IKSPI KERA SAKTI.

Guru Besar RADEN TOTONG KIEMDARTO wafat pada 24 Desember 1997, di makamkan di pemakaman umum nambangan lor,tetapi pada tahun 2025, jenazahnya dipindahkan ke lingkungan padepokan IKSPI Kera Sakti.

Baca Juga :  Langkah Strategis PT PIL Dalam Menyelaraskan Proses Layanan Lebih Efisien Dan Transparan

Perguruan ini didirikan di Kota Madiun, Jawa Timur, dan memiliki anggota yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia serta luar negeri.

IKSPI Kera Sakti didirikan sebagai wadah untuk mengembangkan dan melestarikan seni bela diri pencak silat dengan teknik khas “Kera Sakti”.

Nama “Kera Sakti” dipilih untuk menggambarkan kelincahan, kekuatan, dan filosofi keseimbangan.

Baca Juga :  Diskum Berikan Bantuan Perlengkapan Kepada 52 Pelaku Usaha Kecamatan Legok

IKSPI Kera Sakti mengembangkan teknik beladiri yang unik melalui kombinasi berbagai aliran kungfu dan pencak silat tradisional. Perguruan ini juga aktif dalam mempromosikan nilai-nilai positif kepada anggotanya dan berkontribusi pada dunia pencak silat Indonesia.

Padepokan IKSPI KERA SAKTI berada di jalan Letjend Sutoyo, Desa Buduran, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

banner 468x60
Example 120x600