Scroll untuk baca artikel
banner 468x60
Example floating
Example floating
banner 468x60
BeritaPeristiwa

Pasca Eksekusi : KTPHS Kembali Berulah, Penghadangan Alat Berat di Lahan Eksekusi.

Avatar photo
64
×

Pasca Eksekusi : KTPHS Kembali Berulah, Penghadangan Alat Berat di Lahan Eksekusi.

Sebarkan artikel ini

Labuhanbatu Utara. AFJNews.Online – Pasca eksekusi lahan milik PT Smart Tbk Perkebunan Panigoran yang dilakukan beberapa hari yang lalu ( 28/01/2026 ). Sekelompok orang yang mengatasnamakan anggota Kelompok Tani Padang Halaban Sekitarnya ( KTPHS ) telah melakukan aksi penghadangan terhadap beberapa pekerja dan alat berat yang sedang melakukan pembuatan jalan di lokasi tersebut, pada hari Selasa ( 10/02/2026 ).

Baca Juga :  Tabligh Akbar Isra Mi’raj Masjid Nurul Wathon : Bupati Bogor Bareng Ustadz H. Abdul Somad dan Puluhan Ribu Jamaah Sholawatan, Pelaku UMKM Bagi Puluhan Ribu Porsi Buat Warga Bogor

Aksi ini merupakan bentuk perlawanan terhadap putusan Pengadilan Negeri Rantau Prapat yang telah berkekuatan hukum tetap.

Warga KTPHS terlihat memarahi pekerja, memvidiokan kegiatan, dan bahkan melakukan aksi tidur di dekat alat berat jenis excavator.

Humas PT Smart Tbk Padang Halaban, Jhonatan Mazza, menilai bahwa aksi ini dilakukan oleh orang orang yang belum dapat menerima eksekusi yang dilakukan pihak Pengadilan Negeri Rantau Prapat.

Baca Juga :  Halal bihalal Gapoktan " Karya Tani Bandar Pasir Mandoge, Menjalin Kebersamaan dan Kekompakan Serta Sinergi Dalam Perjuangan

“Kami menyerahkan sepenuhnya kepada Aparat Penegak Hukum ( APH ) untuk segera menangani kasus ini,” ujar Humas PT Smart Tbk Padang Halaban kepada awak media ini, Rabu ( 11/02/2026 ).

Jhonatan Mazza juga menambahkan bahwa pihaknya mencurigai adanya oknum atau orang luar yang ikut menunggangi KTPHS dalam aksi penghadangan ini.

Baca Juga :  Groundbreaking 49 SPPG Polda Banten, Langkah Strategis Dukung Makan Bergizi Gratis

“Kami meminta Aparat Penegak Hukum untuk segera menangkap oknum luar yang diduga turut campur dan ia nya bukan anggota KTPHS.

Pihak perusahaan berharap agar Aparat Penegak Hukum dapat mengambil tindakan tegas terhadap aksi penghadangan ini untuk menjaga keamanan dan ketertiban serta keselamatan semua pihak di lokasi.

banner 468x60
Example 120x600