Scroll untuk baca artikel
banner 468x60
Example floating
Example floating
banner 468x60
BeritaHukum

Kado Akhir Tahun 2025 Dari Desa Bandar Selamat: Bisnis Sabu RPJ Tak Tersentuh Hukum, Diduga Upeti Lebih Sakti dari Narasi.

Avatar photo
275
×

Kado Akhir Tahun 2025 Dari Desa Bandar Selamat: Bisnis Sabu RPJ Tak Tersentuh Hukum, Diduga Upeti Lebih Sakti dari Narasi.

Sebarkan artikel ini

Labuhanbatu Utara. AFJNews.Online – Menjelang pergantian tahun 2025, sebuah pemandangan yang ironis tersaji wilayah Dusun 2 Parsuluman, Desa Bandar Selamat, Kecamatan Aek Kuo, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Bukannya Kado prestasi penangkapan yang diterima masyarakat, publik justru disuguhi tontonan “Kebalnya” bisnis haram narkotika jenis sabu yang dikomandoi oleh sosok yang berinisial RPJ. Meskipun aktivitasnya sudah menjadi rahasia umum, bisnis sabu jaringan “UK” ini tetap melenggang kangkung tanpa tersentuh hukum.

Hingga di penghujung tahun 2025, eksistensi kelompok RPJ seolah menjadi tamparan keras bagi Jargon pemberantasan narkoba yang sering didengungkan Aparat Penegak Hukum (APH). Fenomena ini memicu spekulasi pedas ditengah masyarakat :

Baca Juga :  Investigasi Dana Desa Labura, Skandal 'Dusun Alam Ghaib' di Poldung Telan Ratusan Juta Rupiah APBDes, Inspektorat Dianggap "Bebal".

Apakah narasi perang terhadap narkoba hanya sekedar Lip Servic, sementara di balik layar, “Upeti” jauh lebih sakti dalam membungkam tindakan tegas ?

Bisnis sabu yang dijalankan kelompok RPJ terpantau tetap beroperasi dengan rasa aman yang luar biasa. Tidak ada garis polisi, tidak ada penggerebekan signifikan, apalagi penangkapan terhadap aktor intelektual. Padahal, keresahan warga sudah memuncak .

“Ini adalah kado Akhir Tahun 2025 yang pahit bagi warga Desa Bandar Selamat dan Desa desa lain yang terkontaminasi sabu oleh jaringan RPJ: Desa Purworejo (Blok 1), Desa Aek Korsik, Desa Padang Halaban Sekitarnya. Padahal saat ini kita semua ingin menutup tahun dengan lingkungan yang bersih dari sabu, namun nyatanya para pengedar justru merasa nyaman seolah mendapat proteksi tidak kasat mata. Kami bertanya, APH – BNNK – sedang tidur atau sedang “Menikmati” sesuatu ?” Ujar seorang aktivis sosial setempat yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan kepada awak media, Selasa ( 30/12/2025 ).

Baca Juga :  Setelah Viralnya Pemberitaan di Media Online dan LSM GMBI, Akhirnya Pembangunan Irigasi P3-TGAI Di Bojongmanik Dibongkar Kembali

Diduga “Setoran” Jadi Perisai:
Lambannya respon aparat memunculkan dugaan adanya “Main Mata” antara oknum dengan pihak bandar. Isu mengenai aliran dana atau upeti lancar ke berbagai pihak kian santer terdengar sebagai alasan dibalik licinnya kelompok RPJ menghindari jeratan hukum.

Baca Juga :  Kapolres Pelabuhan Belawan Gelar Buka Puasa Bersama Anak Yatim di Masjid Al Amin

Jika narasi penegakan hukum kalah sakti dengan kekuatan upeti, maka masa depan generasi muda di Desa Bandar Selamat berada di ujung tanduk. Bebaskan saja narkoba.

Namun demikian, Publik masih menunggu, apakah didetik detik akhir tahun ini akan ada kejutan nyata dari pihak kepolisian, BNNK Labura, ataukah kelompok RPJ akan kembali merayakan kesuksesan bisnis haram mereka di tahun yang baru?

banner 468x60
Example 120x600