Scroll untuk baca artikel
banner 468x60
Example floating
Example floating
banner 468x60
Nasional

‎Judi Online Bukan Hiburan, Tetapi Mesin Perusak Generasi ‎

Avatar photo
44
×

‎Judi Online Bukan Hiburan, Tetapi Mesin Perusak Generasi ‎

Sebarkan artikel ini

‎Batam, AFJNews.Online – Perjudian online di Indonesia telah berubah dari sekadar kejahatan digital menjadi bencana sosial nasional. Ribuan situs judi online beroperasi bebas, menyasar anak muda, pelajar, hingga pekerja kecil, sementara negara terlihat gagap, lamban, dan terkesan kalah menghadapi bandar-bandar judi yang merajalela di ruang digital Indonesia. Rabu (14/01/2026)

‎Judi online bukan hiburan, melainkan alat penghancur karakter dan moral. Dari kecanduan akut, ledakan emosi, kebohongan sistematis, hingga tindakan kriminal, semua lahir dari praktik judi digital yang dibiarkan hidup.

‎Banyak korban berubah menjadi pribadi yang kehilangan empati, nekat berutang, mencuri, bahkan merusak keluarganya sendiri demi satu hal, modal berjudi.

‎Yang paling memprihatinkan, generasi muda dijadikan sasaran empuk. Dengan promosi masif, bonus palsu, dan janji kemenangan instan, judi online menjerat anak-anak bangsa sejak usia produktif.

‎Pendidikan runtuh, masa depan dipertaruhkan, dan nilai kerja keras digantikan oleh mental instan dan spekulatif. Ini bukan kebetulan, ini kejahatan terstruktur.

‎Publik kini bertanya dengan nada marah, di mana negara saat generasi muda diseret ke jurang kehancuran? Pemblokiran yang dilakukan sejauh ini dinilai hanya formalitas.

‎Satu situs ditutup, puluhan lainnya muncul. Tanpa pemutusan jalur transaksi, tanpa penindakan keras terhadap bandar dan fasilitator, upaya pemberantasan hanya menjadi sandiwara.

‎Pemerintah didesak menghentikan sikap setengah hati. Blokir total seluruh situs dan aplikasi judi online, tutup seluruh jalur pembayaran, kejar dan penjarakan bandar tanpa kompromi, serta bersihkan ruang digital dari promosi judi yang berkedok konten hiburan. Jika negara terus ragu, maka pembiaran ini patut disebut sebagai kegagalan melindungi rakyatnya sendiri.

‎Judi online adalah bom waktu sosial. Jika tidak segera dimatikan dari akarnya, Indonesia bukan hanya kehilangan uang rakyat, tetapi kehilangan karakter generasi penerusnya. Negara harus bertindak sekarang, atau sejarah akan mencatat bahwa generasi muda hancur saat negara memilih diam.

banner 468x60
Baca Juga :  Polres Pelabuhan Belawan Gelar Upacara Hari Bhayangkara ke-79: “Polri untuk Masyarakat” Jadi Titik Tekad Transformasi
Example 120x600