Scroll untuk baca artikel
banner 468x60
Example floating
Example floating
banner 468x60
BeritaRegional

Diduga Intimidasi, Wartawan Dilarang Meliput Pengerjaan Saluran Air di Desa Jagabita

Avatar photo
229
×

Diduga Intimidasi, Wartawan Dilarang Meliput Pengerjaan Saluran Air di Desa Jagabita

Sebarkan artikel ini

Bogor, AFJNews.online —Tanggal 24-11-2025- Seorang wartawan dari media Jejak Warta diduga mengalami intimidasi saat hendak melakukan peliputan pengerjaan proyek gorong-gorong (yudit) di Jalan Raya Jagabita, Desa Jagabita, Kecamatan Parung Panjang, pada Jumat (21/11/2025).

Kejadian bermula ketika wartawan tersebut mencoba mengambil foto proses pekerjaan saluran air yang tengah berlangsung. Namun, menurut keterangan wartawan, salah satu pelaksana proyek berinisial R.D tiba-tiba membentak dan melarang kegiatan peliputan.

Baca Juga :  Tim Gabungan Polres Pelabuhan Belawan Bersama Jatanras Polda Sumut Berhasil Tangkap Pelaku Yang Menewaskan Penarek Ojek

“Saya baru mau dokumentasi, tiba-tiba dibentak dan dilarang memfoto. Nada bicaranya keras dan terkesan mengintimidasi,” ujar wartawan tersebut.

Pelaksana proyek diduga juga sempat mengeluarkan pernyataan bernada meremehkan pihak pemerintah desa maupun kecamatan. Ia disebut menyampaikan kalimat yang kurang pantas mengenai perhatian pemerintah terhadap kondisi jalan tersebut, dan menegaskan bahwa proyek tersebut adalah sepenuhnya “punya dirinya”.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Polsek Panongan Sosialisasikan Pencegahan Kenakalan Remaja kepada Pelajar SMP Mandiri 01 Serdang Kulon

Perilaku itu dinilai tidak mencerminkan transparansi pekerjaan pembangunan di wilayah desa, terlebih karena wartawan memiliki hak untuk melakukan peliputan sesuai Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999.

Insiden ini turut disayangkan karena dapat menghambat fungsi kontrol sosial media dalam mengawasi penggunaan anggaran serta pelaksanaan proyek pembangunan di daerah.

Baca Juga :  Hak Plasma Masyarakat Diduga Terabaikan Puluhan Tahun, Penolakan Koperasi BAN Dipertanyakan

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun aparat desa terkait peristiwa tersebut.

banner 468x60
Example 120x600