Scroll untuk baca artikel
banner 468x60
Example floating
Example floating
banner 468x60
BeritaNasional

Bupati Bogor Komitmen Percepatan Penanganan TBC di Kabupaten Bogor

Avatar photo
15
×

Bupati Bogor Komitmen Percepatan Penanganan TBC di Kabupaten Bogor

Sebarkan artikel ini

Sukaraja, Afjnews.online — Bupati Bogor, Rudy Susmanto, S.Si, menegaskan komitmennya dalam mempercepat penanganan tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Bogor melalui penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah.

Hal tersebut disampaikan Bupati Bogor saat menerima kunjungan dari Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri dalam rangka mendorong percepatan penanganan TBC, di Puskesmas Cimandala, Sukaraja, Kamis (26/2).

Tampak Hadir Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Akhmad Wiyagus dan Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), dr. Benyamin Paulus Octavianus.

Baca Juga :  Polsek NA IX-X Gelar Diskusi dan Buka Puasa Bersama, Perkuat Sinergi Dengan Elemen Masyarakat.

Bupati Bogor Rudy Susmanto, S.Si, hadir bersama Forkopimda didampingi Kepala Dinas Kesehatan beserta jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyebut, kegiatan hari ini dilaksanakan di dua lokasi sebagai bagian dari langkah konkrit penguatan pelayanan kesehatan. Lokasi pertama adalah salah satu Puskesmas Cimandala yang menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan di tingkat paling bawah.

Baca Juga :  Bupati Lebak Resmi' Lantik 3508 P3K Paruh waktu dan siapkan anggaran Sebesar 15.7 Meliar

“Puskesmas memiliki peran penting dalam deteksi dini, pendampingan pasien, hingga memastikan kepatuhan pengobatan TBC,” tandasnya dihadapan awak media.

Selanjutnya Pemkab Bogor mengumpulkan seluruh pemangku kepentingan sektor kesehatan di Ruang Serba Guna I, Sekretariat Daerah. Kegiatan tersebut diikuti oleh para Kepala Puskesmas, Perawat, Camat, serta kader kesehatan sebagai ujung tombak pelayanan di lapangan.

Rudy menjelaskan, percepatan penanganan TBC telah menjadi bagian dari visi-misi dirinya bersama Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi. Visi tersebut disusun selaras dengan arah kebijakan Presiden Republik Indonesia dalam penguatan layanan kesehatan dan pengendalian penyakit menular.

Baca Juga :  Diduga Penyimpangan Proyek Jalan Desa Perbangunan: Semen Tak Sesuai, Nilai Rp 160 Juta Dipertanyakan

“Sebagai salah satu kabupaten dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia, tentu tantangan yang kita hadapi tidak ringan. Penanganan TBC tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi harus melalui kolaborasi dan sinergi bersama seluruh pihak,” pungkasnya.

banner 468x60
Example 120x600