Batam, AFJNews.Online – Ledakan bisnis kuliner yang menjual makanan dan minuman tinggi gula, lemak, serta bahan tambahan kini dinilai semakin tidak terkendali. Di balik kemasan menarik dan harga terjangkau, ancaman serius terhadap kesehatan masyarakat perlahan mengintai, tercermin dari meningkatnya kasus diabetes melitus dan penyakit jantung. Rabu (14/01/2026)
Minuman berpemanis berlebihan, makanan cepat saji, hingga camilan instan seolah menjadi konsumsi harian tanpa kontrol. Ironisnya, produk-produk tersebut dipromosikan secara agresif, sementara risiko kesehatan jarang disampaikan secara terbuka.
Masyarakat pun tanpa sadar “membayar mahal” dengan kesehatan jangka panjang.
Pemerhati kesehatan menilai, kondisi ini tidak lepas dari pembiaran pola konsumsi tidak sehat yang terus berlangsung.
Banyak pelaku usaha kuliner lebih mengutamakan rasa dan keuntungan, dibandingkan dampak kesehatan konsumen. Kandungan gula dan lemak kerap melampaui batas aman, namun tetap dipasarkan tanpa edukasi yang memadai.
Fakta di lapangan menunjukkan, diabetes dan penyakit jantung kini tidak lagi identik dengan usia lanjut. Anak muda dan usia produktif mulai terpapar penyakit kronis akibat pola makan yang buruk dan gaya hidup minim aktivitas fisik. Situasi ini menjadi alarm keras bagi semua pihak.
Masyarakat dihimbau untuk tidak lagi bersikap permisif terhadap tren kuliner yang merusak kesehatan. Kesadaran memilih makanan sehat bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak.
Jika pola konsumsi saat ini terus dibiarkan, maka lonjakan penyakit tidak menular hanya tinggal menunggu waktu.
Pemerintah dan instansi terkait juga didorong untuk berhenti bersikap lunak.
Pengawasan terhadap produk makanan dan minuman, edukasi publik, serta regulasi kandungan gizi perlu diperketat. Tanpa tindakan tegas, meja makan masyarakat berpotensi menjadi sumber penyakit, bukan lagi penopang kesehatan.
Beranda
Nasional
Kuliner Manis dan Berlemak Makin Tak Terkendali, Ancaman Diabetes dan Jantung Mengintai
Kuliner Manis dan Berlemak Makin Tak Terkendali, Ancaman Diabetes dan Jantung Mengintai
Redaksi2 min baca

















