Labuhanbatu, Afjnews.online – Mewakili Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., M.K.M., Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu Abdi Jaya Pohan, S.H. mengunjungi langsung siswi SMP Negeri 4 Bilah Hilir yang menjadi korban musibah tertimpa truk bermuatan kelapa sawit, Selasa (14/07/2026).
Kedatangan Kadisdik dilakukan segera setelah menerima laporan dari Kepala Bidang SMP sekitar pukul 08.00 WIB. Langkah cepat ini diambil sebagai wujud nyata kepedulian Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu terhadap dunia pendidikan dan peserta didik.
Di Puskesmas Bilah Hilir, Abdi Jaya Pohan turut menyampaikan salam dan perhatian khusus dari Bupati Labuhanbatu kepada siswi yang dirawat beserta seluruh keluarganya.
“Kehadiran kami merupakan wujud keprihatinan dan kepedulian pemerintah atas peristiwa yang menimpa anak didik kita. Semoga kehadiran ini dapat memberikan semangat dan dukungan moril, agar adik kita segera pulih dan bisa kembali belajar seperti sedia kala,” ujar Abdi kepada wartawan.
Selain memberikan dukungan moril, Kadisdik juga berdialog bersama Kepala Puskesmas, Koordinator Wilayah, dan Kepala Sekolah untuk memantau kondisi terkini serta membahas langkah pemulihan bagi dua siswi yang sedang menjalani perawatan intensif.
Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya memastikan hak pendidikan peserta didik tetap terpenuhi meski sedang tertimpa musibah.
Dalam kesempatan itu, Abdi memaparkan rincian korban dari peristiwa tersebut: “Total ada 10 orang siswa yang tertimpa musibah. Sebanyak 7 orang mengalami luka ringan, 2 orang luka berat dan saat ini sedang dirawat, serta 1 orang meninggal dunia.”
Di akhir kunjungan, Abdi Jaya Pohan menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga senantiasa diberikan kesabaran dan ketabahan.
Sementara itu, salah satu warga Bilah Hilir menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan Bupati melalui Kadisdik. Ia berharap kondisi siswa yang terluka segera membaik dan dapat kembali bersekolah, serta keluarga korban yang meninggal diberi kekuatan.

















